Wabah Tari Misterius dari Strasbourg

Kamu suka menari? Menari memang menyenangkan namun bagaimana jika kegiatan menari itu dipandang sebagai “wabah”? Kita kembali ke abad pertengahan di Eropa, dimana pada pertengahan tahun 1518, seorang wanita yang dijuluki Frau Troffea (Frau adalah panggilan untuk ibu dalam bahasa Jerman) menari di jalanan Strasbourg, Prancis. Sekilas tidak ada sesuatu yang luar biasa dari kegiatan menari Troffea, namun anehnya tariannya diikuti oleh beberapa orang hingga mencapai 34 orang dalam seminggu dan lebih dari 400 orang dalam sebulan. Fenomena ini begitu anehnya sehingga pemerintah kota memanggil para pastur untuk mengadakan upacara pengusiran setan terhadap para “penari dadakan” ini.

Tidak hanya pastur, para dokter dan ahli medispun dilibatkan untuk menangani fenomena ganjil ini. Sayangnya usaha mereka tidak berhasil menyelamatkan sebagian orang yang ikut dalam ritual tarian aneh itu. Beberapa orang yang menari bersama Troffea dilaporkan meninggal karena serangan jantung, kelelahan, dan stroke. Bagaimana dengan nasib Troffea sendiri? Anehnya tidak ada laporan yang memverifikasi kondisi Troffea selepas wabah tari itu. Pada akhirnya memang wabah ini dapat dihentikan setelah Gereja Katolik Strasbourg mengadakan suatu misa akbar untuk memohon pengampunan Tuhan. Kita tidak tahu apakah misa ini benar-benar berpengaruh terhadap berhentinya wabah tari ini namun yang jelas menurut catatan sejarah, wabah tari ini berangsur-angsur berhenti begitu misa selesai dilakukan.

image

Para sejarawan masa kini masih tidak memahami bagaimana wabah tari ini bisa terjadi. Dugaan yang paling umum adalah bahwa wabah tari ini sebenarnya adalah gejala trance atau kesurupan massal. Kita di Indonesia tentu tahu bahwa kesurupan massal sering terjadi di Indonesia tercinta ini. Dari segi ilmu psikologis, perilaku sekelompok orang yang seragam secara massal dapat dijelaskan dan biasanya memiliki kaitan dengan gejala-gejala yang berkaitan dengan trance. Namun wabah tari ini sulit dijelaskan karena berlangsung tidak hanya beberapa menit atau jam seperti hampir semua kasus trance tapi berlangsung hingga lebih dari sebulan hingga menimbulkan banyak korban luka dan jiwa. Wow misteri kuno Eropa memang tidak ada habisnya dan menunggu untuk dipecahkan. Mungkin tidak sekarang tapi di masa depan.

Credit: History

Leave a Reply