Menguak Misteri Telekinesis dan Hubungannya dengan Dunia Sains

Kalian pasti pernah mendengar kemampuan-kemampuan khusus manusia seperti telepati, telekinesis, dan lain sebagainya. Nah, artikel ini akan membahas tentang telekinesis, sebuah istilah yang menggambarkan kemampuan manusia untuk membengkokkan benda-benda keras tanpa kontak fisik berat dan juga menggerakkan benda-benda dari jarak jauh alias tanpa kontak fisik apapun. Sebagai informasi, hingga kini telekinesis belum diakui oleh kalangan akademisi atau dengan kata lain, belum diakui secara ilmiah. Tentu saja dengan “status belum diakui”-nya kemampuan ini layak untuk dibahas sebagai topic kita kali ini. Semoga artikel ini mampu memberikan pada kamu wawasan penting terkait telekinesis dan bagaimana pengaruhnya terhadap dunia sains.

Apa itu Telekinesis?

Seperti telah dibahas di atas, telekinesis adalah kemampuan manusia untuk menggerakkan benda-benda tanpa adanya “kontak fisik”. Tidak adanya kontak fisik disini dapat berarti bahwa pelaku telekinesis tidak menekan benda untuk membengkokkannya namun mungkin hanya memegang saja. Kemampuan ini dipandang oleh sebagian orang sebagai sesuatu yang nyata, dan dipandang sebagai omong kosong oleh sebagian yang lain. Dan diantara mereka yang percaya, sebagian berasumsi bahwa telekinesis tercipta oleh bantuan Iblis atau hal-hal lain semacam itu. Tentu saja kita tidak akan mendasarkan bahasan ini pada hal-hal ghaib. Kita hanya akan membahas dari segi-segi rasional untuk berusaha sedekat mungkin memecahkan misteri ini.

Penyelidikan pertama

Penyelidikan pertama tentang telekinesis mungkin adalah apa yang dilakukan oleh seorang peneliti aktifitas paranormal berkebangsaan Rusia bernama Alexander N. Aksakof. Penyelidikan ini dilakukan pada tahun 1890 dan dia mengundang beberapa orang yang memiliki kemampuan menggerakkan benda-benda tanpa kontak fisik. Dua puluh empat tahun kemudian, penelitian serupa diadakan oleh Henry Holt dan kemudian dilanjutkan oleh J.B. Rhine, keduanya adalah orang Amerika Serikat, dan mereka memfokuskan penelitian mereka pada kemampuan merubah angka-angka yang tercipta dari lemparan dadu. Pada penelitan ini istilah psychokinesis untuk pertama kali digunakan untuk menyebut telekinesis. Istilah ini digunakan karena Holt dan Rhine percaya bahwa kemampuan telekinesis sebenarnya didasarkan pada kekuatan pikiran. Mereka percaya bahwa pada kondisi tertentu, pikiran yang terfokus memiliki tenaga yang tidak kasat mata dan yang terpenting, tenaga tersebut dapat diarahkan kemana saja (dalam jarak tertentu).

Bagaimanapun “menggerakkan” disini tidak terbatas memindahkan benda-benda kecil seperti sendok, garpu, dan lain sebagainya. Menggerakkan yang dimaksud meliputi membengkokkan, mematahkan, bahkan sekedar menggetarkan benda. Kalian mungkin pernah melihat beberapa atraksi dari Dedy Corbuzier dimana dia membengkokkan sendok. Memang dia menyentuh sendok tersebut namun tanpa melakukan gerakan apapun tiba-tiba hanya dalam hitungan detik sendok membengkok. Kira-kira seperti itulah aplikasi dari apa yang dianggap sebagai telekinesis atau psychokinesis.

Konsep dasar

Konsep dasar dari telekinesis adalah bahwa tiap benda memiliki energi potensial dan efek-efek fisik (gerakan, pembengkokan, pemindahan, penggetaran) dapat terjadi ketika energi potensial tersebut dihubungkan dengan energi mental. Nah, energi mental sebenarnya dimiliki oleh semua orang namun hanya mereka dengan kemampuan konsentrasi tinggilah yang dapat membangkitkannya.

Eksperimen-eksperimen lanjutan

Eksperimen ini dikenal sebagai eksperimen bawah tanah Varian Physics Building oleh tim peneliti dari Standford University. Eksperimen ini menggunakan Ingo Swann sebagai subjek eksperimen. Ingo Swann sendiri adalah seorang paranormal Amerika terkenal. Dalam eksperimen tersebut, Swann disuruh untuk mempengaruhi atau paling tidak mengganggu medan magnet buatan dalam sebuah ruang bawah tanah. Swann memfokuskan pikirannya (terhadap medan magnet) dan beberapa saat kemudian frekuensi osilasi medan magnet yang tercatat oleh magnetometer meningkat berkali-kali lipat hingga setengah menit atau tiga puluh detik. Ini membuktikan bahwa dibawah pengawasan tim sains serius, fenomena telekinesis terbukti mampu memberikan “pengaruh”. Terlepas dari fakta bahwa Swann tidak dapat menghilangkan medan magnet tersebut, paling tidak telekinesis bukanlah omong kosong karena terbukti secara empirik.

Setelah eksperimen tersebut, Swann didapuk menjadi seorang konsultan militer Amerika Serikat dengan jabatan yang cukup tinggi. Dia terlibat dalam proyek-proyek militer rahasia terkait pemanfaatan kekuatan mental manusia. Untuk diketahui, sepanjang sejarah militer Amerika Serikat, mereka tidak hanya berkutat pada proyek-proyek teknologi saja namun juga memberi perhatian pada fenomena-fenomena paranormal.

Eksperimen Psychokenesis Makro

Ini berawal dari percobaan yang dilakukan oleh Michael Crichton. Dia bukanlah orang sembarangan karena dia adalah penulis novel Jurrasic Park yang menjadi dasar dari berbagai seri Jurrasic Park yang kita tonton di bioskop. Crichton mengklaim bahwa dia mampu membengkokkan sendok dalam sebuah acara yang dikhususkan untuk demonstrasi kekuatan pikiran. Pengakuannya ini terdapat di dalam sebuah buku ciptaannya, “Travels”, yang terbit pada tahun 1988. Dalam bukunya, Crichton mengatakan bahwa ketika dia memusatkan pikiran pada sendok, benda itu lambat laun terasa sangat lunak dan menghangat seperti gel sehingga dia bisa membengkokkannya hanya dengan ujung jari. Tidak hanya penulis novel terkenal itu, beberapa anak kecil di ruangan yang sama juga dapat membengkokkan sendok dan garpu besi dengan tangan-tangan kecil mereka. Sesuatu yang tidak mungkin terjadi dalam kondisi normal. Crichton hanya menduga namun dia tidak berani memastikan bahwa sendok-sendok dan garpu-garpu besi tersebut bengkok karena kekuatan pikiran. Ini disebut psychokenesis makro karena dilakukan oleh banyak orang dalam satu waktu.

Terkait dengan psychokenesis makro, seorang peneliti bernama Dean Radin juga mengklaim bahwa dia pernah membengkokkan sendok besi dengan menggunakan kekuatan pikiran ketika sedang bersama teman-temannya dalam sebuah pesta. Perlu dicatat, Radin adalah peneliti senior di Institute of Noetic Sciences sehingga kemungkinan bahwa dia hanya berbohong dan mencari sensasi dapat disingkirkan. Jika kalian tidak mengerti Institute of Noetic Sciences, itu adalah institusi yang didirikan khusus untuk mempelajari kemampuan-kemampuan paranormal, termasuk meditasi dan penyembuhan alternative. Radin sendiri meramalkan bahwa di masa depan manusia mungkin akan sering memanfaatkan kekuatan mental untuk kegiatan-kegiatan harian.

Kesaksian-kesaksian

Prof. Robert.M. Scoch

Dia adalah profesor dari Boston University, sebuah universitas terkenal di Amerika Serikat. Profesor ini bersaksi bahwa dia pernah melihat seorang wanita menggerakkan buku-buku sehingga terlempar dari raknya tanpa melakukan sentuhan apapun. Bertambah lagi kesaksian serius untuk telekinesis.

Nina Kulagina

Dia adalah seorang paranormal wanita dari Rusia. Kulagina, pada era akhir 50-an hingga akhir 60-an, sangat terkenal sebagai seorang ahli telekinesis. Beberapa demonstrasi telekinesis yang dipertontonkannya direkam dalam format film dan tiga diantaranya sangat menggemparkan publik Eropa pada saat itu. Dalam film pertama dia menggerakkan sebuah benda tanpa menyentuh, dalam film kedua dia memisahkan antara putih dan kuning telur tanpa menyentuh telur tersebut, dan dalam film ketiga dia menghentikan pernafasan seekor kodok hanya dengan melotot pada kodok tersebut dalam jarak yang cukup jauh. Bagaimanapun sebagian komunitas akademis membutuhkan lebih banyak bukti dank arena Kulagina tinggal di negara Uni Soviet dia tidak dapat berinteraksi secara bebas dengan para akademisi di Amerika Serikat dan Eropa Barat.

Uri Geller

Ini adalah seorang ahli telekinesis terkenal dari Israel. Dia terkenal ahli dalam membengkokkan sendok dan garpu besi, paling tidak mirip seperti yang kerap dipertontonkan oleh Dedy Corbuzier. Pada era 70-an, nama Geller benar-benar populer di dunia pertunjukan barat. Dia sering melakukan banyak atraksi membengkokkan sendok dan garpu besi dan bahkan dua ilmuwan dari Standford Research Institute , Russel Targ dan Harold Puthoff meyakini bahwa klaim Geller adalah asli setelah mereka melakukan beberapa pengamatan.

Suatu hari, Geller mengklaim bahwa kemampuan telekinesisnya diperoleh dari bantuan makhluk ekstra-teresterial alias alien. Sejak saat itu, semakin banyak kaum akademisi yang menentangnya dan mereka mengusahakan berbagai cara untuk membuktikan dugaan mereka bahwa Geller melakukan suatu penipuan.

James Randi

Ini adalah sosok antitesa dari tokoh-tokoh telekinesis yang telah disebutkan di atas. Dia adalah mantan pesulap kawakan yang mengklaim diri sebagai seorang rasional sejati. Dia kukuh pada keyakinannya bahwa Geller (dan juga ahli-ahli telekinesis lainnya) sangat mungkin menggunakan tipu muslihat dalam atraksi-atraksinya. Randi kemudian diminta bantuannya oleh Johny Carson, seorang pembawa acara talk show terkenal, untuk memastikan bahwa Geller tidak dapat melakukan muslihat apapun (Geller diundang ke acara itu untuk mendemonstrasikan kemampuan telekinesisnya). Permintaan tolong kepada Randi tidak diketahui Geller sehingga nampaknya dia tidak mempersiapkan “rencana tambahan” apapun. Randi dan teman-temannya kemudian memastikan bahwa Geller tidak dapat menyentuh properti pertunjukan dan benarlah ketika ahli telekinesis itu diminta untuk menebak satu gelas yang berisi air diantara sejumlah gelas, dia gagal. Itu adalah tahun 1973 dimana kejadian tersebut sangat memalukan Geller dan sejak saat itu kejatuhannya dimulai secara perlahan.

Geller nampaknya tidak menyerah atau lebih tepatnya “tidak punya malu”. Dia terus melakukan kegiatan-kegiatan telekinesisnya, diundang ke berbagai acara, hingga pada tahun 1996, dalam sebuah acara bernama Noel’s House Party dia diminta untuk melakukan aksi membengkokkan sendok. Tanpa dia sadari, ada sebuah kamera tersembunyi (era 90-an merupakan era awal pengenalan teknologi CCTV) yang merekam aksinya membengkokkan sendok dengan sekuat tenaga namun dia melakukan itu seolah-olah dia sedang memusatkan pikiran saja. Rekaman CCTV ini adalah “palu godam” bagi karir Geller dan walaupun seorang pengusaha kaya raya menawarkan seperempat juta dolar jika ahli telekinesis itu dapat membengkokkan sendok dalam kondisi benar-benar diawasi, dia tidak berani untuk menjawab tawaran itu.

Tantangan tidak berhenti begitu saja, Randi menantang semua orang (tidak terbatas pada Geller) untuk menguji kemampuan telekinesis mereka. Randi menawarkan uang hingga 1 juta dollar Amerika kepada siapa saja yang dapat membuktikan telekinesis tanpa rekayasa dan hingga saat ini tidak ada satu orang pun yang berhasil untuk itu.

Pendapat dari United States National Academy of Sciences (USNAS)

Ini adalah badan resmi khusus milik pemerintah Amerika Serikat yang menyelidiki fenomena-fenomena sains terbaru. USNAS merilis pernyataan resminya pada 1986 bahwa telekinesis atau psychokinesis tidak memiliki dasar ilmiah apapun. Nampaknya hingga saat ini misteri telekinesis belum terpecahkan dan apakah salah satu dari kalian berminat untuk menjawab tantangan James Randi? Omong-omong tantangan 1 juta dollar Amerika itu masih berlaku lho!

Credit: Power Listing, Gostica, Randi

Leave a Reply