Menguak Misteri Manusia Serigala

Mitos manusia serigala adalah salah satu mitos yang umum bagi kebanyakan bangsa Eropa. Hal ini dapat dipahami karena bangsa Eropa tinggal di daerah empat musim, yang mana merupakan habitat alami bagi banyak jenis serigala. Mitos manusia serigala sangat mempengaruhi bangsa Eropa pada abad pertengahan. Manusia serigala, Dracula, kastil merupakan tiga hal yang menjadi ciri khas dari abad pertengahan Eropa. Dalam artikel ini kita akan membahas mengenai apakah manusia serigala itu dan mitos-mitos dan sejarah populer mengenainya.

Manusia Serigala

Ada banyak versi mengenai manusia serigala, tetapi versi paling populer adalah makhluk jadi-jadian ini adalah manusia biasa yang berubah bentuk menjadi serigala ketika melihat bulan purnama. Ketika fajar tiba maka manusia serigala akan berubah menjadi manusia biasa kembali.

img_0031
Catatan-catatan kuno

Herodotus (abad 5 SM)

Herodotus adalah sejarawan Yunani terkenal. Dia pernah mengatakan bahwa pernah sekelompok penduduk di daerah dimana sekarang terletak Lithuania berubah menjadi serigala selama beberapa hari dalam setahun. Herodotus adalah sejarawan yang hidup di era kuno dimana mistisme masih menjadi bagian sehari-hari dalam masyarakat. Tentu saja selalu ada kemungkinan apa yang diklaim oleh Herodotus hanyalah rumor yang berkembang di tengah masyarakat belaka.

Virgil, Petronius, dan Pliny (abad 1 SM-abad 1M)

Virgil adalah seorang penulis Latin yang nampaknya cukup terobesi dengan manusia serigala. Virgil adalah penulis populer pada masanya sehingga ucapannya diikuti oleh Propertius, Servius, dan Petronius. Petronius tidak hidup pada abad 1 SM namun hidup pada era Kaisar Nero (54-68 M). Dengan gaya bahasa sastra, Petronius bertutur tentang legenda manusia serigala dan dia menceritakannya dengan cukup detail. Dia menyebut manusia serigala memiliki kaitan erat dengan bulan purnama. Pendapatnya ditambahkan oleh Pliny, seorang sejarawan Romawi yang hidup di generasi setelah Petronius, yang menyebut bahwa manusia serigala sebenarnya adalah manusia biasa yang mendapat kutukan dari para dewa.

 photo 0F4317B5-8F42-42E5-B4BC-0112271629F6.jpg

Catatan-catatan kuno di atas memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan mitos manusia serigala ke seluruh daratan Eropa. Hingga era 1800-an, mitos manusia serigala masih kuat di antara penduduk Eropa, terutama yang hidup di pedesaan.

Karakteristik

Karakteristik dari manusia serigala berdasarkan berbagai legenda mengerucut pada sebuah penggambaran. Penggambaran umum manusia serigala adalah seorang manusia yang akan berubah menjadi serigala di saat bulan purnama. Tubuhnya akan membesar dan meninggi. Matanya akan berubah menjadi mata serigala dan mulutnya seperti selalu kering layaknya orang yang tidak minum dalam waktu lama. Kulitnya juga akan ditumbuhi oleh bulu serigala. Perbedaan dengan serigala asli mungkin adalah cara berdirinya yang tegak seperti manusia dan tidak memiliki ekor.

Efek Mitos Manusia Serigala

Efeknya cukup mengerikan, sama halnya dengan efek mitos dukun santet di pedesaan Jawa. Ratusan tahun yang lalu, Eropa masih dikungkung oleh berbagai mitos yang mampu menimbulkan kesalahpahaman massal yang berujung pada pembantaian. Sebagai contoh, di Prancis, antara 1520-1630, lebih dari 30 ribu orang ditangkap dengan tuduhan manusia serigala dan kebanyakan dari mereka mengalami kematian akibat siksaan massa dan petugas hukum.

Kesaksian

Terdapat ratusan kesaksian tentang kemunculan manusia serigala, tetapi saya akan membahas tentang dua kejadian yang nampaknya bukan rekayasa dan juga bukan pengakuan pribadi berdasarkan halusinasi.

Klein-Krams Werewolf

Terjadi di Jerman, tepatnya di wilayah Klein-Krams, seorang tentara muda melihat sekelompok orang berlari semburat dari sebuah rumah bak melihat hantu. Sekelompok orang yang berlari itu mengatakan bahwa mereka telah menyaksikan putra bungsu dari pemilik rumah berubah menjadi manusia serigala. Tentara muda tersebut tidak percaya begitu saja tapi beberapa hari kemudian dia melihat ada serigala keluar dari rumah tersebut dan ketika dia mengejar serigala tersebut dia malah menemukan seorang anak laki-laki yang ternyata adalah anak bungsu dari pemilik rumah!

Greifswald Werewolf

Masih di Jerman, di suatu kota bernama Greifswald. Ini adalah kasus manusia serigala yang dianggap paling sulit direkayasa karena disaksikan oleh orang sekota. Pada tahun 1640, Greifswald diteror oleh segerombolan manusia serigala, bukan hanya satu tapi puluhan manusia serigala! Penduduk Greifswald akhirnya bersatu, mereka melebur segala perkakas yang terbuat dari perak dengan tujuan membuat peluru perak. Berdasarkan legenda memang manusia serigala hanya dapat dibunuh dengan peluru perak. Setelah peluru perak siap, penduduk Greifswald bertempur dengan para manusia serigala. Hasilnya para manusia serigala kalah dan mereka mulai diburu satu persatu hingga lenyap.

Cukup mengerikan bukan? Tentu kita bertanya-tanya mengapa seiring modernnya zaman, laporan mengenai penampakan serigala cenderung berkurang hingga benar-benar tidak ada sama sekali. Apakah laporan-laporan itu palsu atau kelainan pertumbuhan bulu menyerupai bulu serigala yang memang dikenal di dunia medis? Bagaimana menjelaskan tentang kejadian Greifswald? Apakah manusia serigala benar-benar ada jaman dulu? Nampaknya manusia serigala masih akan menjadi misteri dan menunggu untuk dipecahkan.

Leave a Reply