Mengerikan! Zombie ternyata pernah eksis di dunia nyata!

Apa yang Anda pikirkan tentang zombie? Tentu kebanyakan dari kita akan berpikir tentang mayat hidup yang berkeliaran mencari mangsa manusia untuk dimakan. Begitu seseorang digigit zombie maka mereka akan terinfeksi virus zombie dan akan berubah menjadi zombie dan berkeliaran mencari mangsa lain; begitu seterusnya hingga sekelompok manusia membasmi para zombie tersebut. Itu adalah gambaran umum zombie yang sering ditampilkan di berbagai film terutama film-film dari Amerika Serikat. Hampir semua orang pasti menganggap zombie adalah monster-monster fiktif belaka. Tapi apakah zombie benar-benar fiktif? Ternyata tidak karena zombie memang ada atau lebih tepatnya pernah ada di dunia nyata!

Fakta zombie yang mengejutkan adalah mereka pernah berkeliaran di Pulau Haiti, di kawasan Karibia. Zombie dunia nyata adalah manusia biasa yang sengaja dibuat “mati” dan “gila” untuk melakukan pekerjaan=pekerjaan tertentu. Dalam hal ini adalah pekerjaan berat yang lebih pantas disebut sebagai pekerjaan untuk budak!

zombie [47220]

Zombie dunia nyata sangat berkaitan dengan Voodo. Voodo adalah satu cabang ilmu perdukunan khas Afrika Barat. Mengapa Afrika Barat? Karena mayoritas penduduk Karibia adalah keturunan dari budak-budak asal Afrika Barat. Mereka membawa serta budaya mereka ke tempat baru mereka, Karibia. Ilmu Voodo sangat kompleks dan tidak melulu berkaitan dengan hal-hal mistis saja. Ilmu atau lebih tepatnya disebut kebudayaan ini juga mengenal ramuan-ramuan khusus. Salah satu ramuan khusus terbuat dari ramuan kulit katak yang dicampur dengan ikan puffer (ikan buntal) dan dijuluki sebagai “bufo bufo bufo”.

Ramuan “bufo bufo bufo’ mampu membuat orang menjadi hilang kesadaran. Orang yang diminumi ramuan bufo bufo bufo ini akan seperti mati karena mereka akan pingsan menyerupai mati. Napas dan detak jantung mereka akan melemah hingga siapapun yang melihatnya mengira mereka telah melihat orang mati. Korban biasanya akan dikubur dan para dukun Voodo akan menggali kuburan mereka beberapa jam kemudian. Para dukun itu perlu untuk menggali kuburan untuk memastikan bahwa korban tidak benar-benar mati sungguhan karena kehabisan napas.

Setelah digali, korban kemudian dibawa ke suatu tempat dan akan menerima “perlakuan lain”. Perlakuan lain itu adalah pemberian semacam pasta yang terbuat dari datura, sejenis rumput. Pasta datura ini berfungsi untuk menghilangkan ingatan dan mengontrol pikiran. Setelah pemberian pasta datura, korban akan seperti robot yang bisa diperintah apa saja karena mereka tidak mempunyai kontrol atas pikiran mereka sendiri.

Bufo bufo bufo dan Datura

Seperti telah dijelaskan di atas, ramuan bufo bufo bufo terbuat dari campuran kulit katak dan ikan puffer. Sebenarnya apa kandungan dari katak bufo dan ikan puffer sehingga mampu menghasilkan “efek zombie”?. Katak bufo mengandung 3 jenis racun katak; biogenetik anima, bufogenin, dan bufotoksin. Tiga komponen racun ini mampu menghilangkan kesadaran dan melemahkan denyut jantung. Sedangkan ikan buntal memiliki kandungan tetrodotoksin, sejenis racun saraf yang efek anestesinya lebih kuat 160 ribu kali lipat dari kokain.

Untuk menghilangkan ingatan sekaligus kontrol pikiran, para dukun Voodo menggunakan datura. Datura mengandung atropin, hyioskiamin, dan skopolamin yang mampu menghapus memori pada otak. Kombinasi antara bufo bufo bufo dan datura menciptakan efek yang sangat mengerikan, yaitu manusia yang hilang ingatan dan tidak memiliki kontrol apapun pada pikirannya!

Clairivius Narcisse

Clairivius Narcisse adalah salah satu zombie yang dikenal di dunia nyata. Clairivius menjadi korban dukun Voodo setelah dia bertikai dengan saudara-saudaranya perihal harta warisan. Pada 1962, dia dijual ke salah satu dukun dan dibuat “meninggal” dengan ramuan bufo bufo bufo. Setelah beberapa jam dia “dibangkitkan kembali” dan diberi pasta datura yang membuatnya menjadi zombie atau mayat hidup untuk kemudian dipekerjakan di suatu perkebunan. Clairvius bukanlah korban satu-satunya karena terdapat puluhan zombie lainnya yang bekerja bersamanya. Pada 1964, pemilik kebun meninggal dan entah bagaimana puluhan zombie itu lepas dan berkeliaran melintasi Pulau Haiti selama kurang lebih 16 tahun. Peristiwa ini menimbulkan kegemparan yang memicu rasa penasaran Dr. Wade Davis, seorang ahli biologi dari Harvard University. Dr. Davis melakukan penelitian mengenai zombie-zombie Haiti ini dan akhirnya menemukan bahwa rahasianya terletak pada penggunaan bufo bufo bufo dan pasta datura.

 

Credit:  Myterious UniverseWikipedia: Clairvius Narcisse.

Leave a Reply