Legenda Anak-anak Hijau dari Woolpit

Pernahkah kamu mendengar tentang mereka? Ini adalah salah satu misteri yang tidak terpecahkan hingga sekarang. Anak-anak Hijau dari Woolpit atau Green Children of Woolpit adalah dua orang anak kecil kakak beradik yang secara tiba-tiba muncul di desa Woolpit, daerah Suffolk, Inggris pada tahun 1100-an. Sebuah kisah yang hampir berusia satu millennium bukan? Banyak orang merasa bahwa misteri ini mirip dongeng anak-anak namun pada kenyataannya, hingga sekarang legenda dari Inggris ini tetap dipelajari oleh berbagai ahli sejarah dan bahkan Cryptozoologyst atau orang-orang yang menyelidiki makhluk-makhluk aneh.

Sekilas tentang Woolpit

Woolpit adalah sebuah desa kuno Inggris yang diduga kuat mendapat namanya dari “Wolfpitt” yang artinya parit besar untuk menjebak serigala. Pada waktu kisah Anak-anak Hijau ini terjadi, Inggris tengah diperintah oleh Raja Stephen.

Kronologi

Suatu hari beberapa penduduk desa Woolpit menyaksikan dua orang anak kecil laki-laki dan perempuan merangkak keluar dari sebuah parit. Para penduduk merasa terkejut karena seluruh kulit mereka berwarna hijau. Mereka berbicara dengan bahasa asing yang tidak dapat dipahami oleh penduduk desa dan juga menggunakan pakaian aneh yang tidak seperti layaknya pakaian anak-anak Inggris di masa itu.

Orang-orang desa segera bernisiatif membawa kedua anak itu ke rumah seorang tuan tanah bernama Sir Richard de Calne. Di rumah itu mereka diperlakukan secara layak. Kira-kira satu tahun kemudian, anak yang berjenis kelamin laki-laki jatuh sakit dan meninggal sedangkan saudara perempuannya dapat bertahan hidup hingga dewasa dan menikah dengan seorang bangsawan dari daerah Norfolk. Sir Richard menamai anak perempuan itu dengan nama Agnes dan menganggapnya bak anak sendiri. Seiring dengan pertambahan umurnya, Agnes kehilangan warna hijau-nya. Dia juga mulai belajar bahasa Inggris hingga dapat berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya.

 photo 925C0494-9150-489A-A0BA-1733158B590E.jpg

Kepada Sir Richard dan beberapa orang lain, Agnes menceritakan bahwa dia dan saudara laki-lakinya berasal dari sebuah tempat bernama St Martin. Menurut Agnes, St Martin adalah sebuah tempat yang minim cahaya dan semua warganya memiliki warna kulit hijau. Tempat tinggal mereka dipisahkan oleh desa lain oleh sebuah sungai besar. Pada suatu hari ketika Agnes dan saudaranya sedang menjaga ternak, mereka mendengar sebuah bunyi lonceng dan menelusurinya hingga mereka masuk ke dalam gua dan keluar di sisi lain yang adalah sebuah parit di Woolpit.

Catatan

Kisah ini dicatat oleh lebih dari satu sumber. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Historia Rerum Anglicanum, yaitu sebuah kumpulan cerita karya William of Newbridge dimana sejarawan ini menceritakan tentang berbagai kejadian populer di Inggris dari tahun 1066 hingga tahun 1198.
  2. Chronicon Anglicanum, yaitu sebuah karya dari Ralph of Cogestal yang menceritakah sejarah Inggris pada rentang waktu antara 1187 hingga 1224. Bahkan Ralph mengaku bahwa ceritanya didasarkan dari pengakuan Sir Richard de Calne sendiri!
  3. The Anatomy of Melancholy karangan Robert Burton pada tahun 1621.
  4. The Fairy Mythology karangan Thomas Keightley pada tahun 1828.

Hipotesa

Bagi sebagian orang, kisah Anak-anak Hijau dari Woolpit hanyalah sebuah dongeng belaka. Pendapat ini didukung oleh Dr. Katharine Briggs dalam bukunya “A Dictionary of Fairies” pada tahun 1976. Dr. Briggs menganggap bahwa kisah ini mengandung terlalu banyak hal yang tidak masuk akal sehingga tidak perlu dianggap serius. Bagaimanapun, banyak ahli sejarah menganggap bahwa kisah ini benar-benar pernah terjadi dan oleh karenanya mereka mencoba memberikan beberapa penjelasan yang dirasa masuk akal.

Datang dari dunia lain

Sebuah teori ekstrem menyebut kedua anak ini datang dari semacam dunia lain yang berbeda dimensi. Teori ini dianut oleh sedikit orang.

Mereka adalah anak-anak alien

Teori kedua menyatakan bahwa mereka adalah anak-anak alien yang entah bagaimana caranya terdampar di permukaan bumi. Teori ini didukung oleh Duncan Lunan, seorang astronom asal Skotlandia pada sebuah konferensi. Bagaimanapun kisah ini terdengar seperti kisah “Superman dari Planet Crypton”.

Pendapat penduduk Suffolk

Desa Woolpit berada dalam wilayah Suffolk di Inggris dan orang-orang di sana secara turun temurun mempercayai bahwa Agnes dan saudara laki-lakinya berasal dari Waylan Wood, sebuah daerah lain di Inggris. Sejak ratusan tahun lalu beredar desas-desus bahwa kedua anak itu sebelumnya diasuh oleh seorang pria yang tidak lain adalah paman mereka. Sang paman meracuni mereka dengan arsenik dengan tujuan menguasai harta warisan dari kedua anak tersebut. Untungnya racun itu tidak membunuh mereka namun hanya mengubah warna kulit mereka. Satu hal yang harus dicatat adalah tidak ada satu catatan medispun yang menyebutkan bahwa racun arsenik dapat merubah kulit seseorang menjadi hijau.

Mereka adalah anak-anak Flemish

Teori ini dikemukakan oleh Paul Harris, seorang sejarawan. Orang Flemish adalah orang-orang dari daerah Belgia-Belanda. Mereka banyak bermigrasi ke Inggris dan pada masa Henry II menjadi raja Inggris, mereka mengalami penganiayaan dan pada pertengahan 1100-an mereka dibantai dan sebagian dari mereka yang selamat mengungsi ke sebuah hutan dekat wilayah Fornham St Martin. Untuk informasi, wilayah St Martin berdekatan dengan Woolpit dan hanya dipisahkan oleh sebuah sungai bernama Lark. Perhatikan bahwa Agnes juga menyatakan bahwa dia dan saudara laki-lakinya berasal dari St Martin! Teori ini menyatakan bahwa kedua anak itu terlalu lama berada di dalam hutan dan mengalami kelainan bernama Chlorosis atau Green Sickness, semacam penyakit kekurangan gizi yang menyebabkan kulit seseorang menjadi kehijauan. Teori Paul Harris ini terlihat paling rasional dan mudah dipercaya.

Apakah kisah ini benar-benar ada?

Tentu saja kita tidak dapat mengabaikan dugaan bahwa kisah ini adalah dongeng belaka namun kita harus melihat fakta bahwa kisah ini dimasukkan dalam “beberapa karya sejarah serius” yang ditulis oleh sejarawan-sejarawan sungguhan. Di samping itu, mengapa Agnes bersikeras mengatakan bahwa dia dan saudara laki-lakinya berasal dari St Martin alih-alih mengatakan bahwa mereka berdua telah melarikan diri dari pembantaian? Dan mengapa kulit mereka berwarna kehijauan? Kisah ini menjadi salah satu dari beberapa misteri asli Inggris yang sampai sekarang belum terpecahkan. Mungkin hanyalah waktu yang bisa menjawab apakah kisah Anak-anak Hijau dari Woolpit akan tetap menjadi misteri.

Credit: Ancient Origin,
Brian Haughton

Leave a Reply