Kisah Don Decker, pria yang dapat menciptakan hujan dan melawan gravitasi!

Artikel kali ini akan membahas tentang seorang pria yang mungkin salah satu dari segelintir manusia yang dianggap bisa mengendalikan alam dan cuaca. Kita mungkin pernah mendengar beberapa tokoh agama di zaman lampau yang dipercaya bisa mengendalikan cuaca, seperti Musa dan Yesus Kristus. Pria ini adalah salah satunya, dan spesialnya dia hidup di zaman modern dimana banyak saksi masih dapat dikonfirmasi dan adanya media massa yang meliput tentang dirinya. Dia adalah Don Decker, seorang pemuda yang mampu menciptakan hujan dan melawan gravitasi.

Awal mula

Kisah berawal di Stroudsburg, Pennsylvania, 33 tahun yang lalu. Seorang pemuda 21 tahun tiba-tiba menciptakan tetesan air dan melawan gaya gravitasi di hadapan sembilan orang saksi mata. Kesembilan orang tersebut sontak merasa bahwa mereka sedang berhadapan dengan suatu kekuatan supranatural. Sebagian merasa bahwa mereka berhadapan dengan apa yang datang dari Tuhan dan sebagian lagi merasa bahwa mereka sedang berurusan dengan apa yang disebut kekuatan jahat dari Iblis. Di Amerika Serikat, kisah tentang Don Decker sering disebut sebagai Misteri Rain Boy atau Rain Starter. Misteri ini begitu memusingkan sehingga acara televisi Unsolved Mysteries menayangkannya secara khusus pada tanggal 10 Februari 1993.

Don Decker ketika itu tengah menjalani hukuman satu tahun penjara akibat kasus penadahan barang curian. Pada suatu hari, masih dalam masa penahanannya, kakeknya yang bernama James Kishaugh meninggal dunia. Karena kasusnya terbilang kasus ringan, pada tanggal 24 Februari 1983 pihak kepolisian mengijinkannya melayat kakeknya untuk beberapa waktu. Decker menggunakan kesempatan itu untuk mengurus pemakaman dan setelah kakeknya dimakamkan, dia mengunjungi temannya untuk menginap selama beberapa hari hingga masa ijinnya habis. Hanya beberapa saat setelah Decker tinggal di rumah temannya itu, kisah misteri ini bermula. Bob Kieffer adalah teman Decker tersebut dan ketika dia dan istrinya sedang menonton TV di ruang keluarga bersama Decker, mereka bertiga merasakan suhu ruangan turun tiba-tiba secara drastis. Tidak hanya itu, mereka menemukan titik-titik air berjatuhan dari langit dan tembok rumah.

Semula mereka mengira bahwa ada kebocoran pipa saluran air sehingga Kieffer melaporkan hal itu pada pemilik rumah (Kieffer mengontrak rumah itu), Ron Van Why. Van Why segera datang dan memeriksa pipa saluran air dan mengatakan bahwa tidak ada yang salah dengan pipa itu. Oleh karena itu, Van Why menelepon polisi karena khawatir bahwa mungkin ada sesuatu yang berbahaya sedang terjadi di dalam rumahnya. Dia juga menelepon istrinya, Romayne, yang segera datang tergopoh-gopoh. Sekitar setengah jam kemudian, dua opsir, Richard Wolbert dan James Bauman, datang dan segera melakukan penyelidikan.

Wolbert segera “disambut” oleh terpaan titik-titik air begitu dia melangkah masuk ke dalam rumah. Anehnya, titik-titik air itu bergerak horizontal bukannya vertikal dan itu berarti mereka melawan hukum fisika! Bahkan Wolbert dan saksi lainnya melihat titik-titik air itu melayang melewati mereka dan masuk ke kamar lain. Kedua polisi, Wolbert dan Bauman, segera melaporkan keanehan itu kepada atasan mereka. Mereka juga meminta Decker, Kieffer dan istrinya, Van Why dan istrinya untuk mengungsi sementara ke sebuah kafe di sebelah rumah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Van Why dan istrinya menolak untuk mengungsi dan memilih tinggal di rumah tersebut. Van Why juga menduga bahwa munculnya titik-titik air dari atap dan dinding rumah berkaitan erat dengan Decker atau Kieffer. Pam Scrofano, sang pemilik kafe tempat Decker dan Kieffer mengungsi, juga menduga hal yang sama. Sebagai informasi, lokasi kejadian aneh tersebut berada di dalam wilayah yang memiliki populasi penduduk yang masih sangat tradisional dan mempercayai hal-hal ghaib. Mereka (Van Why dan Scrofano) mendapat kesimpulan itu karena ketika Decker dan Kieffer tidak berada di dalam rumah, tidak ada tetes air satupun yang keluar dari atap atau dinding. Scrofano secara khusus menduga bahwa Decker lah yang bertanggungjawab karena dia memahami bahwa pemuda ini sering terlibat dalam masalah. Dalam pikirannya, Decker mungkin memancing kemarahan roh-roh di sekitar lokasi kejadian sehingga mereka marah dan menurunkan hujan. Ketika Decker dan Kieffer memasuki kafenya, sesuatu yang mengagetkan terjadi. Hujan mulai berpindah di dalam kafe milik Scrofano itu! Sontak Scrofano segera mengambil salib kecil yang tergantung di dinding lalu menempelkannya di leher Decker. Leher Decker langsung berubah kehitaman seperti bekas angus akibat kebakaran. Setiap orang yang berada di kafe pada saat itu segera tenggelam dalam kengerian. Mereka berpikir bahwa mereka sedang berurusan dengan roh jahat yang sangat kuat.

Perkembangan selanjutnya

Kejadian menghebohkan itu memancing perhatian media lokal dan nasional Amerika Serikat. Dalam salah satu wawancara dengan sebuah stasiun televisi, Scrofano menjelaskan bahwa selama hidupnya kejadian seperti ini adalah yang pertama kalinya dan dia tidak melihat kemungkinan sedikitpun bagi Decker untuk menciptakan keusilan seperti itu. Dia sangat yakin bahwa ini memiliki kaitan erat dengan sesuatu yang spiritual.

Kita akan flash back ke saat leher Decker ditempeli salib oleh Scrofano. Scrofano lalu membawa Decker kembali ke rumah Keiffer. Romayne (istri Van Why) marah dan mengatakan dengan suara keras kepada Decker bahwa dialah penyebab semua kekacauan itu. Tiba-tiba berbagai perabotan di dalam rumah segera terguncang dan menimbulkan suara nyaring dan bersamaan dengan itu, tubuh Decker terangkat melayang-layang di udara! Dia sempat melayang-layang beberapa detik sebelum terlempar dengan keras ke sudut ruangan. Dalam sebuah wawancara, Decker mengatakan bahwa saat dirinya melayang-layang, dia baru merasa yakin bahwa dialah penyebab seluruh kekacauan itu. Dia merasa bahwa pada saat itu dirinya seolah tidak bertenaga sama sekali dan ditopang oleh semacam tangan tidak terlihat.


Beberapa jam setelah Decker melayang-layang di udara, Wolbert datang dengan membawa kepala polisi setempat. Ketika kepala polisi itu memasuki rumah, segera dia diterjang oleh titik-titik air. Dia kebingungan dan meminta penyelidikan. Dia nampaknya juga mencoba menghibur diri dengan mengatakan bahwa itu disebabkan oleh kerusakan pipa ledeng. Dia juga memperingatkan Wolbert dan rekannya untuk tidak membuat laporan apapun tentang peristiwa itu.

Rasa penasaran petugas kepolisian

Bagaimanapun kasus Decker menyebabkan rasa penasaran bagi Wolbert dan rekannya Bauman. Mereka mengajak dua polisi lain, John Rundle dan Bill Davies, pada keesokan harinya kembali ke rumah itu. Davies kemudian memberikan salib kecil kepada Decker dan dia menerimanya. Hanya beberapa detik setelah memegang salib itu, Decker tidak tahan dan mengembalikannya. Dia merasa bahwa salib itu sangat panas membakar kulitnya. Belum hilang kekagetan para polisi, Decker kembali melayang-layang di udara.

Rundle menceritakan pada media bahwa dia melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa Decker terangkat dari lantai dan melayang melintasi ruangan. Dia juga melihat bahwa di leher Decker terdapat tiga luka semacam luka cakar yang menyebabkan pendarahan. Davies juga menambahkan bahwa selama bertugas selama 40 tahun, dia tidak pernah melihat peristiwa semenakjubkan ini.

Keesokan harinya, Van Why memutuskan untuk memanggil seorang pendeta lokal untuk melakukan ritual pengusiran setan. Sang pendeta datang dan kemudian mulai berdoa. Ketika sang pendeta mulai berdoa, tubuh Decker terguncang dan langsung lemas. Rintik-rintik hujan kemudian berhenti dan atmosfer ruangan menjadi tenang. Semua orang dalam ruangan segera menjadi tenang dan merasa bahwa roh jahat telah pergi meninggalkan Decker.

Teror di penjara

Tiba saatnya Decker harus kembali ke penjara. Dalam penjara Decker mulai memikirkan apakah ia dapat menciptakan hujan kembali di penjara. Beberapa hari kemudian, apa yang dipikirkannya menjadi kenyataan. Hujan mulai turun di selnya sehingga air merembes kemana-mana! Decker mengatakan pada sipir yang bernama Dave Keenhold bahwa dialah yang menyebabkan hujan aneh itu. Sang sipir tidak mempercayainya dan menantang Decker untuk mendatangkan hujan kembali. Decker menyanggupinya dan ternyata hujan turun kembali tepat di hadapan Keenhold. Sipir itu sangat ketakutan dan segera memanggil pendeta penjara bernama William Blackburn.

Blackburn awalnya tidak percaya dan menyangka Decker merekayasa kejadian ini. Dia menuduh Decker merekayasa hujan aneh dalam selnya, tuduhan yang segera dibantah Decker. Beberapa detik kemudian, perilaku Decker berubah drastis dan seluruh ruangan segera berbau aneh. Blackburn menceritakan pada salah satu media bahwa ketika itu dia mencium bau seperti ketika dia masuk ke ruangan dimana terdapat pasien kanker yang sedang sekarat. Dia merasa yakin bahwa saat itulah dimana kekuatan Iblis sedang bekerja. Belum lagi bau aneh itu hilang, Decker tiba-tiba mengangkat tangannya dan hujan segera turun kembali. Blackburn segera membuka alkitabnya dan membacakan beberapa ayat untuk Decker dan beberapa detik kemudian hujan segera berhenti. Decker terlihat lebih tenang dan dia segera berterimakasih kepada Blackburn karena membebaskan dia dari roh jahat dengan doanya. Setelah peristiwa itu, Decker tidak pernah lagi mengalami kejadian serupa.

Akhir cerita

Kejadian ini sangat mengerikan dan sekarang beberapa saksi masih hidup sehingga dapat dikonfirmasi. Secara total terdapat sembilan saksi, termasuk opsir James Bauman yang beberapa tahun lalu masih menjadi Kepala Polisi Stroudsburg. Semua saksi merasa yakin bahwa Decker kerasukan Iblis. Bagi Decker, kejadian itu dianggapnya sebagai suatu episode buruk dalam kehidupannya yang dia harap tidak akan terulang kembali. Beberapa waktu setelah peristiwa itu, Decker mengungkapkan masa lalunya yang dia anggap berkaitan dengan peristiwa hujan misterius ini. Dia menceritakan bahwa pada usia 7 tahun, dia dilecehkan secara seksual oleh kakeknya, James Kishaugh yang meninggal sebelum insiden aneh itu. Decker percaya bahwa roh kakeknya yang menyebabkan hujan misterius dan dia melayang-layang pada beberapa kesempatan.

Pendapat dari Peter Jordan, seorang peneliti kejadian paranormal

Peter Jordan mengatakan bahwa kasus Decker sulit disangkal terkait dengan apa yang dinamakan kerasukan setan. Dia telah berusaha menemukan penjelasan rasional namun dia tidak menemukannya.

Kejadian aneh terakhir

Sepuluh tahun setelah kasus Decker, sebuah tim dari Unsolved Mysteries menuju Stroudsburg untuk mengerjakan liputan tentang Don Decker. Setelah mewawancarai para saksi, sembilan orang kru televisi segera kembali ke hotel untuk beristirahat. Keesokan harinya ketika mereka bangun, mereka mendapati genangan air yang cukup banyak di lantai hotel dimana mereka menginap. Anehnya, lantai-lantai lain di hotel itu dalam keadaan kering. Mereka kebingungan dan bertanya pada para pegawai hotel dan tidak ada satupun dari mereka yang bisa menjelaskannya. Nampaknya misteri hujan lokal dalam ruangan ini belum berakhir.

Credit: Real Unexplained Mysteries, Historic Mysteries, Pocono Record

Leave a Reply