Gef The Talking Moongose: Musang Yang Dapat Berbicara!

Musang yang dapat berbicara? Dongeng? Jika kamu berpendapat musang yang dapat berbicara adalah dongeng, itu adalah hal yang wajar. Tapi bagi sebagian penduduk Inggris terutama yang tinggal di dekat Irlandia, tepatnya di pulau Isle of Man, musang yang berbicara bukan sekedar dongeng pengantar tidur tapi merupakan kenyataan!

Pada tahun 1931, sebuah peristiwa aneh terjadi di Isle of Man ketika keluarga Irving, sebuah keluarga petani, mendengar suara-suara aneh di malam hari! Mereka mendengar semacam suara geraman, tiupan, berdehem, dan lain sebagainya. Suara-suara aneh itu berasal dari balik panel kayu yang melapisi dinding rumah. Awalnya keluarga James mengira bahwa suara-suara misterius itu dihasilkan oleh tikus-tikus bahkan mereka sepakat untuk menjebak para tikus dengan jebakan tikus dan racun tikus. Usaha mereka tidak berhasil karena tidak ada satu tikuspun yang terperangkap atau mati keracunan. Akhirnya James Irving, sang ayah, mencoba mengeluarkan suara geraman. Tanpa diduga geraman James dibalas dengan geraman yang sama oleh sesuatu. Dibilang sesuatu di sini karena sampai saat itu mereka tidak tahu makhluk apakah yang menggeram itu.

Peristiwa geraman yang membalas geraman James itu adalah awal dari misteri terkenal yang disebut Misteri “Gef the Talking Moongose”. Apakah moongose itu? Moongose adalah bahasa Inggris untuk luwak atau musang. Kembali ke cerita, setiap hari James dan keluarganya mulai mengeluarkan berbagai suara untuk memancing makhluk misterius itu dan makhluk itu selalu bisa menirukannya. Keluarga Irving menirukan berbagai suara hewan mulai dari anjing,kucing, burung, tikus, dan semuanya bisa ditirukan dengan sempurna.

Voirrey Irving adalah anak perempuan keluarga Irving kemudian berinisiatif menyanyi lagu tradisional Inggris dengan harapan makhluk misterius itu bisa mengulangnya. Ternyata bisa! Makhluk itu bisa menirukannya dengan sempurna. Tidak berapa lama kemudian, makhluk misterius itu memperkenalkan diri pada seluruh anggota keluarga Irving melalui percakapan tanpa menunjukkan diri.

Musang Dari India

Makhluk itu memperkenalkan diri sebagai Gef (bentuk kuno dari nama “Jeff”). Dia menyebut dirinya sebagai musang cerdas kelahiran India pada tahun 1852, dengan demikian pada saat perkenalannya, Gef telah berusia 79 tahun. Gef mengaku bahwa dirinya adalah roh dalam wujud musang! Gef juga mengklaim bahwa jika keluarga Irving melihatnya, maka mereka akan terbujur kaku menjadi tiang garam atau semacamnya. Mirip kisah Lot di Alkitab, dimana istri Lot menjadi tiang garam sewaktu melihat penghancuran kota Sodom.

Keluarga Irving makin intens berkomunikasi dengan Gef tanpa saling melihat satu sama lain hingga suatu hari Gef mulai berani menampakkan diri pada keluarga itu. Namun ada bedanya karena James dan Margaret (sang istri) hanya diperbolehkan melihatnya sekilas, sedangkan Voirrey dibolehkan melihatnya langsung.

Menurut Voirrey, Gef hanyalah makhluk menyerupai musang kecil dengan ekor panjang dan bulu berwarna kekuningan. Gef kemudian diberikan semacam tempat tidur berupa kotak kayu di kamar Voirrey. Keluarga Irving menyebutnya sebagai Gef’s Sanctum atau Tempat Bertapa Gef.

Kehidupan Mulai Berubah

Hari demi hari Gef semakin akrab dengan keluarga Irving. Dia sering berlalu-lalang dalam rumah bahkan sering diam-diam menumpang bus berkeliling Isle of Man. Dia sering mendengarkan pembicaraan para penumpang dan kemudian menceritakannya kembali pada keluarga Irving. Gef terkadang juga pulang membawakan kelinci pada mereka dan sebagai gantinya Margaret memberikan sosis babi atau biskuit.

Gef juga sering minta dibacakan koran dan terkadang ketika James terlalu lambat membaca, maka Gef akan marah. Pernah Gef berteriak kesal pada James dengan bahasa Inggris sempurna “read it out, you fat headed Gnome!”. Gef dapat berbahasa Inggris sempurna bahkan menurut James, dia selalu memanggil setiap anggota keluarga dengan nama baptisnya masing-masing.

Tercium Khalayak Ramai Dan Gef Pergi Untuk Selama-lamanya

Bangkai tidak dapat disembunyikan selamanya, begitu pula dengan Gef. Para penduduk Isle of Man mulai mengetahui adanya musang aneh di dalam rumah keluarga Irving. Kasak kusuk mulai berkembang dan hal ini menarik perhatian berbagai media, mulai lokal hingga media besar yang berpusat di London.

Para wartawan mulai datang dan hal ini memicu kedatangan beberapa peneliti ke rumah keluarga Irving. Di satu sisi, Voirrey mulai diejek oleh teman-teman sekolahnya karena dianggap mencari sensasi yang tidak masuk akal. Salah satu peneliti bernama Harry Price kemudian datang dan melakukan penelitian di dalam rumah keluarga Irving. Dia tidak menemukan apa-apa dan sejak kehebohan itu, Gef tidak pernah muncul lagi selama-lamanya.

Analisa Singkat

Kathleen Green mungkin adalah salah seorang yang memandang kasus Gef adalah hoax belaka. Dia adalah teman masa kecil Voirrey dan dia mengklaim bahwa Voirrey memiliki kemampuan Ventriloquist atau bersuara lewat perut. Tapi sebagian penduduk Isle of Man yang lain membantah bahwa karakter Gef hanyalah suara dari Voirrey sendiri, terutama seorang supir bus yang sering ditumpangi Gef. Supir bus itu bersumpah bahwa makan siangnya sering dicuri Gef dan terkadang dia mendengar suara aneh. Patut diketahui, sang supir menyatakan bahwa saat dia mendengar suara aneh Gef, Voirrey tidak berada di sana. Charles Morrison, tetangga James Irving, juga pernah mendengar suara Gef yang berbicara kepadanya sewaktu ia sedang berada di dapur. Untuk diketahui pula, pada waktu itu tidak ada seorang pun di dapur dan tidak ada celah di dapur yang memungkinkan orang untuk bersembunyi.

Motif uang juga tidak bisa diterapkan pada kasus ini karena baik James dan Voirrey pernah ditawari 50 ribu dollar oleh orang Amerika untuk foto Gef asli yang diambil Voirrey. Harry Price sang peneliti tidak dapat menyimpulkan apa-apa bahkan di dalam bukunya yang terbit tahun 1936, “The Haunting of Cashen’s Gap: A Modern “Miracle” Investigated.

Price juga sempat mengumpulkan dua bukti fisik yaitu bulu Gef dan cetakan jejak kakinya. Dia membawa bulu Gef ke ahli hewan. F. Martin Duncan. Duncan menyimpulkan bahwa bulu itu adalah bulu anjing. Sedangkan cetakan jejak kaki Gef dikirim ke ahli sejarah alam, Reginal Pucock. Ternyata Pucock tidak dapat mengidentifikasi jejak Gef dengan jejak hewan apapun!

Kesimpulan

Gef nampaknya pernah benar-benar ada karena para peneliti tidak dapat membuktikan keluarga Irving berbohong, termasuk Nandor Fodor, seorang peneliti psikologi kenamaan Inggris. Di samping itu tidak ada keuntungan apapun termasuk finansial yang didapat keluarga Irving dari kehebohan Gef. Satu lagi, Voirrey hingga meninggalnya pada 2005 tetap bersumpah bahwa Gef benar-benar ada. Tidak ada yang didapatkan Voirrey dari kehebohan tentang Gef melainkan penderitaan. Sampai akhir hayatnya Voirrey tidak menikah karena banyak orang menjadi takut berpacaran dengannya. Mungkin ada satu informasi lagi bagi kamu, 20 tahun sebelum kemunculan Gef, pemerintah lokal Isle of Man memang mengimpor ratusan musang India untuk mengatasi wabah tikus di pulau itu. Jadi, apakah Gef benar-benar ada?

Credit: WSJ, Mental Floss, Stranger Dimensions

Leave a Reply