Agartha, Dunia Misterius di Rongga Bumi!

Pernahkah kamu mendengar Agartha? Sebuah dunia bawah tanah? Atau paling tidak kamu pasti pernah mendengar kata “Shangri-La”, karena kata ini menjadi nama dari sebuah jaringan hotel internasional yang menancapkan cabang-cabangnya di beberapa kota besar di Indonesia. Shangri-La sebenarnya adalah sebuah lokasi rahasia yang disebut sebagai “surga di atap dunia” karena terletak di balik Pegunungan Himalaya. Shangri-La dianggap sebagai lokasi rahasia yang hanya mampu dicapai oleh mereka yang memiliki kesempurnaan spiritual. Nah, Agartha adalah kebalikan dari Shangri-La. Jika Shangri-La dianggap sebagai surga di atap dunia, maka Agartha adalah “surga di pusat bumi”. Apa maksudnya? Maksudnya Agartha adalah dunia bawah tanah!

Orang-orang yang percaya dengan keberadaan Agartha menganggap bahwa bumi memiliki ruang besar di dalamnya. Ibaratnya, kita manusia dan segala hewan dan tumbuhan hidup di kulit jeruk, jika bumi diibaratkan sebagai buah jeruk, sedangkan Agartha adalah daging jeruk dalam analogi ini. Sekarang bisakah kamu membayangkannya? Menurut mereka yang percaya dengan keberadaan Agartha, kehidupan di sana adalah jauh lebih canggih dibandingkan dengan apa yang kita miliki.

Agartha Map

Pendukung Agartha

Apakah Agartha memiliki saksi-saksinya? Selama ini setidaknya ada beberapa orang yang mengaku pernah melihat Agartha ataupun mendukung kemungkinan adanya Agartha. Mari kita bahas beberapa di antaranya:

Olaf Janson

Dia adalah seorang pelaut Norwegia yang mengaku dalam biografinya “The Smoky God”, pernah datang ke dunia Agartha. Janson bahkan mengaku bahwa dia pernah dua tahun tinggal di Agartha.

Leonard Euler

Leonard Euler adalah seorang matematikawan terkenal. Dia pernah berkomentar bahwa secara matematis bumi seharusnya berongga. Tentu saja hal ini tidak serta merta membuktikan keberadaan Agartha namun bagi para penggemar pseudo-sains, pernyataan ini dianggap mendukung keberadaan Agartha secara ilmiah.

Ray Palmer

Dia adalah seorang Amerika yang dalam Majalah Flying Saucers edisi 69 dan Majalah Search Magazine edisi 92 menunjukkan bukti foto satelit ESSA-7, yang menunjukkan keadaan bumi yang berlubang.

Admiral Byrd

Dia adalah seorang perwira Angkatan Laut Amerika Serikat pada era Perang Dunia II. Admiral Byrd pada tahun 1947 melakukan perjalanan dengan pesawat terbang ke Kutub Utara. Di sana, Byrd menemukan pemandangan hutan, danau, dan pegunungan yang sama sekali tidak merepresentasikan pemandangan seharusnya dari Kutub Utara. Di Kutub Utara, Byrd bertemu seorang tetua yang mengundangnya ke Agartha. Banyak orang yang menganggap Admiral Byrd telah berbohong untuk mengejar sebuah sensasi.

Sekilas tentang Agartha

Menurut para penggemar pseudo-sains, Agartha terkoneksi dengan permukaan bumi pada berbagai titik, misalnya Gua Mamoth Kentucky (Amerika Serikat), Gunung Shasta (Amerika Serikat), Mato Grosso (Brazil), Air Terjun Iguacu (Perbatasan Argentina-Brazil), Piramida Giza (Mesir), dan lain sebagainya. Nah apakah memang Agartha benar-benar ada? Mungkin kebenarannya tidak bisa kita pastikan dalam waktu dekat ini, tetapi jika benar-benar ada, siapkah kita bertemu dengan para penghuninya?

Credit: Mysteries Unsolved StoryToken Rock

Leave a Reply